<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Japanese Japan Indonesia Company Language Translation Dictionary Translator Translate Nihongo +62 856 2420 7275 &#187; japenese city</title>
	<atom:link href="http://indojapanese.com/tag/japenese-city/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://indojapanese.com</link>
	<description>Japanese Japan Indonesia Company Language Translation Dictionary Translator Translate Nihongo Bahasa Jepang Interpreter Terjemahan Penterjemah Teknik Percakapan Kursus Perusahaan Course</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 09:39:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Japanese Cities</title>
		<link>http://indojapanese.com/japanese-cities/</link>
		<comments>http://indojapanese.com/japanese-cities/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Apr 2011 21:39:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[About Japan]]></category>
		<category><![CDATA[city in japanese]]></category>
		<category><![CDATA[japanese cities]]></category>
		<category><![CDATA[japanese city]]></category>
		<category><![CDATA[japenese city]]></category>
		<category><![CDATA[the japanese city]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indojapanese.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Kota di Jepang By Arief Tokyo Tokyo merupakan pusat informasi, di sini selain terdapat 8 surat kabar umum (empat diantaranya berbahasa Inggris), juga ada 3 surat kabar khusus ekonomi dan industri, serta 7 surat kabar khusus olahraga. Rata – rata penjualan perhari adalah 6.676.000 eksemplar. Untuk penyiaran televisi, ada NHK Tokyo dan lima televisi swasta. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1 style="text-align: center;"><span style="color: #ff0000;"><strong><a href="http://indojapanese.com/japanese-cities"><img class="alignleft size-full wp-image-513" title="japanese cities" src="http://indojapanese.com/wp-content/uploads/2009/08/japanese-cities1.jpg" alt="japanese cities" width="207" height="185" /></a>Kota di Jepang</strong></span></h1>
<p>By<a title="about us" rel="nofollow" href="../about-us"><strong> Arief</strong></a></p>
<p style="text-align: left;"><a title="japanese symbols" href="http://indojapanese.com/japanese-symbols"><span style="color: #000000;"><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: Arial;">Tokyo</span></strong></span></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Tokyo</span><span style="font-family: Arial;"> merupakan pusat informasi, di sini selain terdapat 8 surat kabar umum (empat diantaranya berbahasa Inggris), juga ada 3 surat kabar khusus ekonomi dan industri, serta 7 surat kabar khusus olahraga. Rata – rata penjualan perhari adalah 6.676.000 eksemplar. Untuk penyiaran televisi, ada <strong><span style="font-family: Arial;">NHK </span></strong><span style="font-family: Arial;">Tokyo</span> dan lima televisi swasta.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Budaya barat masuk ke <span style="font-family: Arial;">Jepang</span> pada awal zaman Meiji melalui <strong><span style="font-family: Arial;">Yokohama</span></strong> dan <strong><span style="font-family: Arial;">Tokyo</span></strong> yang merupakan pintu gerbang <span style="font-family: Arial;">Jepang</span>. Di <span style="font-family: Arial;">Tokyo</span> selain kesenian tradisional seperti </span><strong><span style="font-family: Arial;">K</span></strong><strong><span style="font-family: Arial;">abuki</span></strong><span style="font-family: Arial;">, </span><strong><span style="font-family: Arial;">B</span></strong><strong><span style="font-family: Arial;">uyo</span></strong><span style="font-family: Arial;"> (tarian tradisional <span style="font-family: Arial;">Jepang</span>), </span><strong><span style="font-family: Arial;">R</span></strong><strong><span style="font-family: Arial;">ekugo</span></strong><span style="font-family: Arial;"> (cerita lucu yang dibawakan oleh pelawak), juga banyak kesenian modern. Oleh karenanya di <span style="font-family: Arial;">Tokyo</span> banyak terdapat gedung-gedung teater, seperti tempat main </span><span style="font-family: Arial;">K</span><span style="font-family: Arial;">abuki</span><strong><span style="font-family: Arial;">,</span></strong><span style="font-family: Arial;"> dua teater nasional, dan juga banyak gedung konser, galeri, museum, dll.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Tempat-tempat wisata diantaranya<strong><span style="font-family: Arial;">, Kokyo</span></strong> (Istana Kaisar) berlokasi di tengah-tengah kota <span style="font-family: Arial;">Tokyo</span> dikelilingi oleh parit besar buatan dan benteng batu, membuat kita bisa membayangkan keadan di zaman Edo. Di arah sebelah timur <strong><span style="font-family: Arial;">Kokyo</span></strong> terletak <strong><span style="font-family: Arial;">Ginza</span></strong>, dimana berderet toko-toko terkenal, toserba dan restoran. Masing-masing etalasenya dipajang dengan produk-produk unggulan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Dipersimpangan <span style="font-family: Arial;">Ginza</span> 4-chome, terdapat gedung <strong><span style="font-family: Arial;">Wako</span></strong> yang di depan etalasenya terkenal sebagai tempat janji untuk bertemu. Di arah utara <span style="font-family: Arial;">Ginza</span><span style="font-family: Arial;"> </span><strong><span style="font-family: Arial;"> </span></strong>terletak <strong><span style="font-family: Arial;">Nihonbashi</span></strong>, yang terkenal sebagai tempat grosir. Sementara yang dikenal sebagai kota pelajar adalah <strong><span style="font-family: Arial;">Kanda</span></strong> di mana terdapat 200 lebih toko buku bekas. Di sebelah <span style="font-family: Arial;">Kanda</span> adalah <strong><span style="font-family: Arial;">Akihabara</span></strong> di mana terdapat banyak toko-toko diskon barang-barang elektronik. Disana tidak sedikit karyawan yang bisa berbahasa Inggris. Di toko-toko kamera, computer serta barang-barang cenderamata ramai dipenuhi oleh orang-orang asing. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Di <span style="font-family: Arial;">Ueno</span><strong> </strong>terdapat <strong><span style="font-family: Arial;">Taman Ueno</span></strong>, pada musim bunga sakura berkembang taman ini penuh dengan orang-orang yang ingin ber</span><span style="font-family: Arial;">-<strong>H</strong></span><strong><span style="font-family: Arial;">anami</span></strong><span style="font-family: Arial;"> (melihat bunga) sambil menikmati pemandangan bunga sakura. Bahkan di musim lain juga banyak dikunjungi orang karena terdapat galeri, museum dan kebun binatang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Dari</span><span style="font-family: Arial;"> <span style="font-family: Arial;">Tokyo</span><span style="font-family: Arial;"> Tower</span></span><span style="font-family: Arial;"> menuju ke daerah <strong><span style="font-family: Arial;">Azabu</span></strong>, <strong><span style="font-family: Arial;">Roppongi</span></strong> banyak terdapat Kedutaan Besar Asing, sementara di daerah <strong><span style="font-family: Arial;">Akasaka</span></strong> banyak terdapat night club dan tempat minum dan terkenal sebagai tempat hiburan yang lux. Tempat yang populer di kalangan anak-anak muda sebagai pusat trend mode adalah <span style="font-family: Arial;">Harajuku</span>. <strong><span style="font-family: Arial;">Harajuku</span></strong> dan <strong><span style="font-family: Arial;">Shibuya</span></strong> merupakan tempat lahirnya mode baru bagi kaum muda. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Di sekitar <strong><span style="font-family: Arial;">Odaiba</span></strong> yang terletak di teluk <span style="font-family: Arial;">Tokyo</span> yang sering diiklankan sebagai tempat yang trend dan gaya. <strong><span style="font-family: Arial;">Kokusai Tenjijo</span></strong> terkenal dengan kesan toko-toko luar negeri. Di <strong><span style="font-family: Arial;">Shinjuku</span></strong> terdapat gedung pusat pemerintahan <span style="font-family: Arial;">Tokyo</span>, juga merupakan stasiun yang penumpangya terbanyak. Di arah barat stasiun terdapat gedung-gedung tinggi, termasuk gedung <strong><span style="font-family: Arial;">Tocho</span></strong> yang bertingkat 48 (tingginya: 243 meter). Di arah timur stasiun terdapat <strong><span style="font-family: Arial;">Kabukicho</span></strong>, yaitu daerah restoran dan tempat minum. Di <strong><span style="font-family: Arial;">Ikebukuro</span></strong> juga ada <strong><span style="font-family: Arial;">Sunshine Building</span></strong> yang bertingkat 60, di mana kita bisa melihat keseluruhan <span style="font-family: Arial;">Tokyo</span> dari sana. Pada tingkat 59 terdapat akuarium yang terletak paling tinggi di dunia. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Di sekeliling <span style="font-family: Arial;">Sunshine</span><span style="font-family: Arial;"> Building</span> juga terkenal banyak restoran etnik. Informasi mengenai fashion masuk ke <span style="font-family: Arial;">Tokyo</span><strong> </strong>dari berbagai tempat di dunia. Informasi ini kemudian disesuaikan oleh kaum muda menjadi aneka gaya, membuat dunia tahu bahwa mereka menikmatinya. Tetapi di balik semua ini terdapat dukungan pasar yang besar dengan budaya konsumtif dan dinamis yang cepat berlalu. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;"> </span></p>
<h3 class="MsoNormal" style="text-align: left;"><a title="japanese symbols" href="http://indojapanese.com/japanese-symbols"><span style="color: #000000;"><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: Arial;">Osaka</span></strong></span></a></h3>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Dahulu, di <span style="font-family: Arial;">Jepang</span>, orang-orang yang tinggal di kota-kota besar, mempunyai 3 jenis sifat. [ <span style="font-family: Arial;">Tokyo</span> = <em>Hakidaorei</em><strong><span style="font-family: Arial;">, </span></strong><span style="font-family: Arial;">Kyoto</span> = <em>Kidaore</em>, <span style="font-family: Arial;">Osaka</span> = <em>Kuidaore</em> ]. Ini mempunyai arti bahwa [ Orang<strong><span style="font-family: Arial;"> </span><span style="font-family: Arial;">Tokyo</span></strong> menjadi miskin karena terlalu royal membeli sepatu, sedangkan orang <strong><span style="font-family: Arial;">Kyoto</span></strong> terlalu royal membeli pakaian dan orang <strong><span style="font-family: Arial;">Osaka</span></strong> terlalu royal membeli makanan ].</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Politik, ekonomi, budaya dan lalulintas di <span style="font-family: Arial;">Jepang</span> barat berpusat pada <span style="font-family: Arial;">Osaka</span>. Di sebelah selatan pusat <span style="font-family: Arial;">Osaka</span>, mengalirlah sungai <span style="font-family: Arial;">Doutondori</span>, di mana sekelilingnya dikenal sebagai kota [kuidaore].</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Pada awal zaman <strong>Edo</strong>, Sungai <strong><span style="font-family: Arial;">Doutonbori</span></strong> yang mempunyai fasilitas sebagai jalur lalulintas air, namanya berasal dari <strong>Nariyasu Douton</strong>, orang yang memulai pembangunan terusan di sungai tersebut dengan menggunakan biaya sendiri. Waktu itu, pemerintah mengumpulkan rumah-rumah sandiwara di dekat kanal di sekeliling istana, sebagai rancangan tatakota, sehingga tempat itu jadi berkembang sebagai tempat original sandiwara <span style="font-family: Arial;">Jepang</span>. Kemudian muncullah para penjual makanan yang berjejer untuk memenuhi kebutuhan para penonton sandiwara tersebut, sehingga <span style="font-family: Arial;">Doutonbori</span> juga dikenal sebagai area kuliner terbesar di seluruh <span style="font-family: Arial;">Jepang</span>. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Kesan yang pasti muncul ketika membicarakan tentang pemandangan kota <span style="font-family: Arial;">Osaka</span> yang ramai adalah ; papan-papan reklame di <span style="font-family: Arial;">Doutonbori</span>. Papan-papan iklan raksasa dibuat berbentuk ikan fugu, kepiting, udang sebagai iklan dari toko makanan dan minuman di sana. Di malam hari, sinar-sinar lampu neon yang memantul di permukaan air sungai <strong><span style="font-family: Arial;">Doutonbori</span></strong> merupakan pemandangan yang khas. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Doutonbori</span><span style="font-family: Arial;"> ini muncul sebagai simbol kota <span style="font-family: Arial;">Osaka</span><strong>,</strong> akhir-akhir ini didirikan Food Theme Park yang terbesar di seluruh <strong><span style="font-family: Arial;">Jepang</span></strong>, di sana kita bukan hanya bisa menikmati makanan-makanan khas <span style="font-family: Arial;">Osaka</span> seperti </span><strong><span style="font-family: Arial;">T</span></strong><strong><span style="font-family: Arial;">akoyaki</span></strong><span style="font-family: Arial;">, </span><strong><span style="font-family: Arial;">O</span></strong><strong><span style="font-family: Arial;">konomi </span></strong><strong><span style="font-family: Arial;">Y</span></strong><strong><span style="font-family: Arial;">aki</span></strong><span style="font-family: Arial;">, </span><strong><span style="font-family: Arial;">K</span></strong><strong><span style="font-family: Arial;">ushikatsu</span></strong><span style="font-family: Arial;"> dan lain-lain tetapi juga dapat menikmati kesenian tradisional seperti lawak dan sandiwara.</span> <span style="font-family: Arial;">Doutonbori</span><span style="font-family: Arial;"> adalah distrik daerah pedagang, merupakan tempat yang tepat untuk menunjukkan kekuatan semangat besar <span style="font-family: Arial;">Osaka</span>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;"> </span></p>
<h3 class="MsoNormal" style="text-align: left;"><a title="japanese symbols" href="http://indojapanese.com/japanese-symbols"><span style="color: #000000;"><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: Arial;">Kamakura</span></strong></span></a></h3>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Kota</span><span style="font-family: Arial;"> <strong><span style="font-family: Arial;">Kamakura</span></strong> terletak di sebelah barat Semenanjung <strong><span style="font-family: Arial;">Miura</span></strong> di Provinsi <strong><span style="font-family: Arial;">Kanagawa</span></strong>. Akhir abad 12 sampai awal abad 14, <strong><span style="font-family: Arial;">Minatomo no Yoritomo</span></strong> menguasai daerah ini dengan kekuatan samurai untuk pertama kalinya. Eranya disebut sebagai zaman <span style="font-family: Arial;">Kamakura</span> yaitu salah satu era dalam sejarah <span style="font-family: Arial;">Jepang</span>. Pada zaman itu, <span style="font-family: Arial;">Kamakura</span> bukan hanya menjadi pusat politik saja, melainkan juga menjadi pusat diplomasi dan budaya <span style="font-family: Arial;">Jepang</span>. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Sampai sekarang hal ini bisa dilihat dari tempat-tempat peninggalannya yang populer di daerah ini. Misalnya, Kuil <strong><span style="font-family: Arial;">Tsurugaoka</span></strong> <strong><span style="font-family: Arial;">Hachimangu</span></strong>, ini merupakan makam dari <strong><span style="font-family: Arial;">Yoritomo</span></strong>, indah dengan kontrasnya warna pepohonan yang hijau dan warna oranye cerah bangunan-bangunan di situ. Vihara <strong><span style="font-family: Arial;">Engakuji</span></strong> yang didirikan untuk guru aliran <strong>Zen</strong> yang diundang dari China, dengan pohon-pohon cemara <strong>Sugi</strong> yang berdiri tegak gagah mengesankan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Lalu ada lagi Patung Budha <strong><span style="font-family: Arial;">Kamakura Daibutsu</span></strong> yang dijadikan pusaka negara. Vihara <strong><span style="font-family: Arial;">Hasedera</span></strong> yang terkenal dengan bunga-bunga <strong>Ajisai</strong>, yang bisa dilihat dari bukit <strong><span style="font-family: Arial;">Miharashidai</span></strong> sampai Semenanjung <strong><span style="font-family: Arial;">Miura</span></strong>. Selain ini, sampai saat ini pun di daerah ini masih terdapat beberapa kuil dan vihara, serta tempat-tempat terkenal yang menunjukkan kemakmuran dalam sejarah dan budaya <span style="font-family: Arial;">Jepang</span> yang cemerlang sampai saat ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Selain itu, di Teluk <strong><span style="font-family: Arial;">Sagami</span></strong> tempat lokasi kota <span style="font-family: Arial;">Kamakura</span>, terdapat tempat permandian laut yang bersejarah dan sudah dibuka 100 tahun lebih. Di pantai <strong><span style="font-family: Arial;">Yuigahama</span></strong> yang berlokasi bagaikan garis lurus di sepanjang pantai <strong><span style="font-family: Arial;">Tsurugaoka Hachimangu</span></strong> dan <strong><span style="font-family: Arial;">Wakamiya Ooji</span></strong>, pada musim panas payung-payung berjejer di pantai berpasir, dan disebut sebagai tempat pemandian laut nomor satu. Ada lagi pantai <strong><span style="font-family: Arial;">Zaimokuza</span></strong>, di mana pada zaman <span style="font-family: Arial;">Kamakura</span>, menjadi tempat bongkar muat kayu, sekarang tempat itu ramai dengan olahraga laut seperti selancar angin, dan sebagainya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;"> </span></p>
<h3 class="MsoNormal" style="text-align: left;"><a title="japanese symbols" href="http://indojapanese.com/japanese-symbols"><span style="color: #000000;"><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: Arial;">Miyagi</span></strong></span></a></h3>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Provinsi <strong>Miyagi </strong>termasuk daerah hangat walaupun di musim dingin daerah pedalaman <strong>Tohoku</strong> ini dingin.Temperaturnya pada bulan April adalah sekitar 10 derajat. Populasinya sekitar 2.364.642 orang. Lokasi ibukotanya adalah Kota <strong>Sendai</strong> yaitu sekitar 1,5 jam dengan kereta <strong>Tohoku Shinkansen</strong> dari Tokyo. Di kota Kesennuma yang menghadap Lautan Pasifik, disini banyak pabrik pengolahan ikan segar. Kota <strong>Kesennuma</strong> dan <strong>Shiogama</strong> merupakan tempat kembalinya kapal-kapal penangkap ikan tuna. Di laut lepas Provinsi<strong> </strong>Miyagi yang menghadap ke lautan Pasifik merupakan tempat bertemunya arus selatan <strong>Kuroshio</strong> dan arus laut dingin dari utara <strong>Arashio</strong>, sehingga merupakan tempat yang berlimpah ikan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-family: Arial;">Matsushima</span></strong><span style="font-family: Arial;"> merupakan salah satu tempat di Jepang yang terkenal dengan keindahan 4 musimnya. Selain tiram oister yang disebut sebagai susu samudra yang diternakkan di teluk Matsushima, juga terkenal sebagai oleh-oleh istimewa. Miyagi terkenal juga sebagai penghasil beras utama di Jepang, yaitu <strong>Sasanishiki</strong> yang ternama dan popular. Di musim dingin <strong>Zaou</strong> terkenal pula sebagai tempat bermain Ski. Sebagai oleh-oleh istimewanya, selain hasil laut, hasil gunung juga terkenal boneka <strong>Kokeshi</strong> dari kota <strong>Naruko</strong>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"><strong><span style="font-size: 14pt; font-family: Arial; color: blue;"> </span></strong></p>
<h3 class="MsoNormal" style="text-align: left;"><a title="japanese symbols" href="http://indojapanese.com/japanese-symbols"><span style="color: #000000;"><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: Arial;">Akita</span></strong></span></a></h3>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Daerah Tohoku terkenal sebagai penghasil beras dan apel. Apabila ke arah barat dengan Shinkansen dan kota Tokyo sebagai titik pusatnya, panorama yang terlihat adalah rumah-rumah dan pabrik-pabrik yang terus sambung menyambung dan kadang terlihat sawah dan ladang. Sebaliknya bila naik <strong>Tohoku Shinkansen</strong> atau <strong>Jyoetsu Shinkansen</strong> yang menuju ke arah utara, pemandangan yang terlihat adalah sawah ladang yang terus sambung menyambung yang memperlihatkan pemandangan dunia pertanian Jepang. Di tiap Provinsi daerah Tohoku memang berusaha menawarkan investasi membuat pabrik, misalnya untuk industri besi, industri kayu, industri pengolahan makanan dan industri garmen yang sudah berurat akar, tapi industri utamanya tetap hasil pertanian.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Provinsi<strong> Akita</strong> terkenal sebagai penghasil beras. Akita menduduki peringkat ke 4 di seluruh negeri Jepang. Danau <strong>Tazawa</strong> yang terletak di Akita adalah danau yang terbentuk sekitar 200 tahun yang lalu. Bagian danau yang terdalam adalah 423 meter, merupakan danau no 1 di Jepang. Pada bulan Februari di kota <strong>Yokote</strong> diselenggarakan festival Kamakura dan Bonden. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-family: Arial;">Kamakura</span></strong><span style="font-family: Arial;"> adalah sebuah bongkahan salju yang dikeruk membentuk ruangan bulat seperti Iglo. Di pojok ruangan itu ada tempat Dewa Air, dimana dipersembahkan Sake, Omochi dan lain-lain. Begitu malam tiba tampak samara-samar sinar dari ruangan Kamakura. Didalam kamar salju itu karena dindingnya berwarna putih, pantulan sinarnya membuatnya terang benderang. Dari dalam Kamakura anak-anak biasanya memanggill tamu yang berjalan di luar, <strong>“Haittanse !”</strong> ( Masuklah ke dalam Kamakura <strong>). “Ogandetanse”</strong> ( Mari bersembahyang kepada Dewa Air ). Selama festival ini, Kamakura yang dibuat berjumlah 100 lebih.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-family: Arial;">Bonden</span></strong><span style="font-family: Arial;"> adalah perayaan penghormatan kepada Dewa di mana boneka <strong>Samurai </strong>atau hiasan binatang di dalam Shio (Zodiak) dipanggil oleh para pemuda. Warnanya yang yang cerah indah tampak menyolok dalam putihnya salju menjadikan festival ini terlihat mewah. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;"> </span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indojapanese.com/japanese-cities/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk: basic
Page Caching using disk: enhanced

Served from: indojapanese.com @ 2012-02-07 13:13:00 -->
