<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Japanese Japan Indonesia Company Language Translation Dictionary Translator Translate Nihongo +62 856 2420 7275 &#187; japanese words</title>
	<atom:link href="http://indojapanese.com/tag/japanese-words/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://indojapanese.com</link>
	<description>Japanese Japan Indonesia Company Language Translation Dictionary Translator Translate Nihongo Bahasa Jepang Interpreter Terjemahan Penterjemah Teknik Percakapan Kursus Perusahaan Course</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 09:39:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Japanese Word</title>
		<link>http://indojapanese.com/japanese-word/</link>
		<comments>http://indojapanese.com/japanese-word/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Apr 2011 09:40:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Japanese Words]]></category>
		<category><![CDATA[common japanese words]]></category>
		<category><![CDATA[japanese word]]></category>
		<category><![CDATA[japanese words]]></category>
		<category><![CDATA[learn japanese words]]></category>
		<category><![CDATA[simple japanese words]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indojapanese.com/?p=778</guid>
		<description><![CDATA[Awalan Go Dan O Dalam Bahasa Jepang By Arief Untuk memberikan kesan anggun, para pembicara menggunakan gaya bahasa yang indah dengan menambahkan awalan &#8220;go&#8221; atau &#8220;o&#8221; kepada pendengarnya. Misalnya untuk awalan  go, terdapat perkataan ; go-ryoko (berwisata), go-rippa (hebat), go-nesshin (antusias), dsb. Sementara untuk awalan o, terdapat perkataan ; o-mise (toko), o-namae (nama), o-tegami (surat), [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2 style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><a href="http://indojapanese.com/wp-content/uploads/2011/02/japanese-words.gif"><img class="alignleft size-full wp-image-782" title="japanese-words" src="http://indojapanese.com/wp-content/uploads/2011/02/japanese-words.gif" alt="" width="259" height="132" /></a>Awalan Go Dan O Dalam Bahasa Jepang </span></h2>
<p style="text-align: justify;">By <a href="http://indojapanese.com/about-us"><strong>Arief</strong></a></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk memberikan kesan anggun, para pembicara menggunakan gaya bahasa yang indah dengan menambahkan awalan <strong>&#8220;go&#8221;</strong> atau <strong>&#8220;o&#8221;</strong> kepada pendengarnya. Misalnya untuk awalan  <strong>go</strong>, terdapat perkataan ; go-ryoko (berwisata), go-rippa (hebat), go-nesshin (antusias), dsb. Sementara untuk awalan <strong>o</strong>, terdapat perkataan ; o-mise (toko), o-namae (nama), o-tegami (surat), dsb.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada prinsipnya, perkataan atau huruf Kanji yang dibaca dengan onyomi (cara baca China) diberi awalan <strong>go</strong>,  sementara kata yang dibaca dengan kunyomi (cara baca Jepang) diberi awalan <strong>o</strong>. Namun ada juga kata yang bisa diberi awalan keduanya, baik <strong>go</strong> maupun <strong>o</strong>, misalnya ; go-henji = o-henji (jawaban), go-byoki = o-byoki (sakit).</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu ada juga kata yang sama sekali tidak diberi awalan. Ada yang dipakai sesuai tata bahasa, ada pula yang dipakai hanya karena kebiasaan, lalu ada lagi kekecualian, sehingga membuatnya rumit sekali. Dan, pada saat memakainya harus dipertimbangkan status dan posisi lawan bicara kita, juga waktu dan kesempatannya, apakah harus dipakai <strong>go</strong> ataukah <strong>o</strong> sebagai bahasa yang anggun.</p>
<p style="text-align: justify;">Apabila kita salah memakainya, dapat menyebabkan situasinya runyam, kesan anggun juga tidak berbentuk, hubungan yang akrab pun tidak terjadi, dan situasinya menjadi serba salah. Ini salah satu kesulitan dalam berbahasa Jepang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indojapanese.com/japanese-word/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Japanese Words</title>
		<link>http://indojapanese.com/japanese-words/</link>
		<comments>http://indojapanese.com/japanese-words/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2009 23:00:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Japanese Language]]></category>
		<category><![CDATA[japanese language word]]></category>
		<category><![CDATA[japanese word]]></category>
		<category><![CDATA[japanese word translation]]></category>
		<category><![CDATA[japanese word translations]]></category>
		<category><![CDATA[japanese words]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indojapanese.com/?p=206</guid>
		<description><![CDATA[Kelas Kata Bahasa Jepang By Arief Pembagian kelas kata dalam bahasa Jepang disebut hinshi bunrui. Hinshi berarti jenis kata atau kelas kata ( word class, part of speech ), sedangkan bunrui berarti penggolongan, klasifikasi, kategori, atau pembagian. Jadi hinshi bunrui dapat berarti klasifikasi kelas kata berdasarkan berbagai karateristiknya secara gramatikal. Adapun pembagian kelas kata menurut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1><span style="color: #ff0000;">Kelas Kata Bahasa Jepang</span></h1>
<p style="text-align: justify;">By <a title="about us" href="http://indojapanese.com/about-us"><strong>Arief</strong></a></p>
<p style="text-align: justify;">Pembagian <a title="japanese name" href="http://indojapanese.com/japanese-name">kelas kata </a>dalam bahasa Jepang disebut <strong>hinshi bunrui</strong>. Hinshi berarti jenis kata atau kelas kata ( word class, part of speech ), sedangkan bunrui berarti penggolongan, klasifikasi, kategori, atau pembagian.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi <a title="japanese name" href="http://indojapanese.com/japanese-name">hinshi bunrui</a> dapat berarti klasifikasi kelas kata berdasarkan berbagai karateristiknya secara gramatikal. Adapun pembagian kelas kata menurut <a title="japanese dictionary" href="http://indojapanese.com/japanese-dictionary">Kokugo Daijiten</a> dibagi menjadi 10 jenis kata yaitu :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>Dôshi</strong> ( Verba ) adalah kata yang dapat berdiri sendiri dan dapat menjadi predikat. Dôshi ini biasanya berakhiran bunyi ~u. Contoh : kaku (menulis), taberu (makan).</li>
</ul>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>Keiyôshi </strong>( Adjektiva~i ) adalah kata yang dapat berdiri sendiri, juga dapat menjadi predikat. Keiyôshi memiliki beberapa perubahan kata dan biasanya berakhiran ~i. Keiyôshi disebut juga kata sifat golongan satu. Contoh : shiroi (putih), atsui (panas).</li>
</ul>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>Keiyôdôshi</strong> ( Adjektiva~na ) adalah kata yang dapat berdiri sendiri dan merupakan kata sifat golongan dua, memiliki perubahan sendiri yang berbeda dengan kata sifat golongan satu ( keiyôshi ). Contoh : kirei (cantik), jôzu (pandai).</li>
</ul>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>Meishi</strong> ( Nomina ) adalah kata yang dapat berdiri sendiri dan bisa menjadi subjek. Meishi tidak memiliki perubahan bentuk. Contoh : kutsu (sepatu), tsukue (meja).</li>
</ul>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>Rentaishi</strong> ( Prenomina ) adalah kata yang dapat berdiri sendiri dan bisa menjadi kata yang menerangkan kata lain. Rentaishi ini tidak bisa menjadi subjek dan tidak memiliki perubahan bentuk. Contoh : sono (itu), chiisana  (kecilnya).</li>
</ul>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>Fukushi</strong> ( Adverbia ) adalah kata yang dapat berdiri sendiri dan berfungsi sebagai kata keterangan untuk yôgen (predikat). Fukushi tidak dapat menjadi subjek dan tidak memilliki perubahan bentuk. Contoh : zutto (terus) , taihen (seperti, seolah-olah).</li>
</ul>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>Setsuzokushi </strong>( Konjungsi ) adalah kata yang dapat berdiri sendiri dan berfungsi untuk menyatakan hubungan antar kalimat atau bagian kalimat atau frase dengan frase. Setsuzokushi tidak bisa menjadi subjek dan tidak memiliki perubahan bentuk. Contoh : soshite (lalu, kemudian), suru to (selanjutnya, dengan demikian).</li>
</ul>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>Kandôshi</strong> ( Interjeksi ) adalah kata yang dapat berdiri sendiri, pada umumnya menyatakan ekspresi, perasaan, cara memanggil, cara menjawab dan lain sebagainya. Kandôshi tidak dapat menjadi subjek dan tidak memiliki perubahan bentuk. Contoh : ee (ya, benar), moshi moshi (halo).</li>
</ul>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>Jodôshi </strong>( Verba Bantu ) adalah kata yang tidak dapat berdiri sendiri, terutama banyak melekat pada dôshi, keiyôshi juga pada  jodôshi lain. Sebagian jodôshi memiliki perubahan sendiri. Contoh : ~rareru (bentuk dapat, perintah), ~rashii (sepertinya, kelihatannya).</li>
</ul>
<ul style="text-align: justify;">
<li style="text-align: justify;"><strong>Joshi </strong>( Partikel ) adalah kata yang tidak dapat berdiri sendiri dan tidak memiliki perubahan. Bila kata ini terpisah dari kata lain, maka kata ini tidak mempunyai arti. Jôshi hanya berfungsi untuk menyambung kata-kata jiritsugo dalam pembentukan kalimat bahasa Jepang dan juga menentukan arti kata tersebut. Contoh : no (kepunyaan, milik), de (di, dengan)</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indojapanese.com/japanese-words/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk: basic
Page Caching using disk: enhanced

Served from: indojapanese.com @ 2012-02-07 13:17:21 -->
