<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Japanese Japan Indonesia Company Language Translation Dictionary Translator Translate Nihongo +62 856 2420 7275 &#187; japanese symbol meaning</title>
	<atom:link href="http://indojapanese.com/tag/japanese-symbol-meaning/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://indojapanese.com</link>
	<description>Japanese Japan Indonesia Company Language Translation Dictionary Translator Translate Nihongo Bahasa Jepang Interpreter Terjemahan Penterjemah Teknik Percakapan Kursus Perusahaan Course</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 09:39:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Japanese Symbols</title>
		<link>http://indojapanese.com/japanese-symbols/</link>
		<comments>http://indojapanese.com/japanese-symbols/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 23:00:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Japanese Symbols]]></category>
		<category><![CDATA[japanese symbol]]></category>
		<category><![CDATA[japanese symbol meaning]]></category>
		<category><![CDATA[japanese symbol translations]]></category>
		<category><![CDATA[japanese symbol writing]]></category>
		<category><![CDATA[symbols japanese]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indojapanese.com/?p=193</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah Huruf Jepang By Arief Pada zaman dahulu Jepang tidak mempunyai huruf sendiri, oleh karena itu huruf-huruf yang dipakai dipinjam dari negara tetangganya, yaitu Cina. Pada awalnya huruf Jepang berkembang tanpa bentuk tertulis, sehingga dokumen-dokumen berbahasa Jepang ditulis dan dilapalkan dalam bahasa Cina. Pada zaman kuno di Cina, terdapat Dinasti Han (Kan) yang amat terkenal, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1><span style="color: #ff0000;"><a href="http://indojapanese.com/japanese-symbols"><img class="alignleft size-full wp-image-316" title="japanese symbols" src="http://indojapanese.com/wp-content/uploads/2009/07/japanese-symbols.gif" alt="japanese symbols" width="222" height="203" /></a>Sejarah Huruf Jepang</span></h1>
<p>By <a title="about us" href="http://indojapanese.com/about-us"><strong>Arief</strong></a></p>
<p style="text-align: justify;">Pada zaman dahulu Jepang tidak mempunyai huruf sendiri, oleh karena itu huruf-huruf yang dipakai dipinjam dari negara tetangganya, yaitu Cina. Pada awalnya huruf <a title="japanese translator" href="http://indojapanese.com/japanese-translator">Jepang </a>berkembang tanpa bentuk tertulis, sehingga dokumen-dokumen berbahasa Jepang ditulis dan dilapalkan dalam bahasa Cina.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada zaman kuno di Cina, terdapat Dinasti <strong>Han</strong> (Kan) yang amat terkenal, dan pada masa itu tulisan disebut <a title="japanese name" href="http://indojapanese.com/japanese-name">kanji</a>, dan kalimat Cina disebut <strong>kanbun</strong>. Kanji merupakan aksara yang digunakan dalam bahasa <a title="japanese translator" href="http://indojapanese.com/japanese-translator">Jepang</a> modern selain (katakana, hiragana) dan romaji.</p>
<p style="text-align: justify;"><a title="japanese name" href="http://indojapanese.com/japanese-name">Kanji</a> disebut juga <strong>mana</strong> atau <strong>shinji</strong> untuk membedakannya dari kana. Aksara kanji biasanya digunakan untuk melambangkan ide atau konsep seperti kata benda, kata sifat, kata kerja, kata keterangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara hiragana umumnya digunakan sebagai okurigana yang bertujuan untuk menuliskan infleksi kata kerja dan akar kata yang yang ditulis dengan kanji atau kata-kata asli yang berbahasa <a title="japanese translator" href="http://indojapanese.com/japanese-translator">Jepang</a>.</p>
<p style="text-align: justify;"><a title="japanese name" href="http://indojapanese.com/japanese-name">Kanji</a> dipakai untuk menulis hampir semua kosa kata yang berasal dari bahasa Cina maupun bahasa <a title="japanese-translator" href="http://indojapanese.com/japanese-translator">Jepang</a>. Hiragana juga digunakan untuk menulis kata-kata yang sulit ditulis atau diingat bila ditulis dengan aksara kanji.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena <a title="japanese name" href="http://indojapanese.com/japanese-name">kanji</a> mempunyai banyak coretan, ketika menulisnya banyak waktu, maka orang Jepang menciptakan hiragana dan katakana. Sampai zaman <strong>Heian</strong>, kebudayaan <a title="japanese translator" href="http://indojapanese.com/japanese-translator">Jepang </a>mendapat pengaruh kuat dari kebudayaan Cina, dan semua tulisan resmi harus dalam kanbun (kalimat Cina).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Katakana</strong><strong> </strong>digunakan oleh para pendeta Budha di dalam membaca buku suci Budha (sutra). <strong>Hiragana</strong> digunakan oleh kaum wanita. Laki-laki kadang-kadang menggunakan hiragana di dalam tulisan-tulisan pribadi. Kecenderungan itu masih tertinggal dalam gaya penulisan bahasa<a title="japanese translator" href="http://indojapanese.com/japanese-translator"> Jepang </a>modern.</p>
<p style="text-align: justify;">Aksara <a title="japanese name" href="http://indojapanese.com/japanese-name">kanji</a> memiliki dua cara pengucapan, on’yomi (ucapan Cina) dan kun’yomi (ucapan Jepang). <strong>Onyomi</strong> (ucapan Cina) adalah cara membaca kanji dengan mengikuti cara membaca orang China. Pengucapannya berdasarkan bunyi bahasa Cina.</p>
<p style="text-align: justify;">Sehingga sebagian besar karakter kanji memiliki on’yomi lebih dari satu. Karena orang <a title="japanese translator" href="http://indojapanese.com/japanese-translator">Jepang</a> mengenal kanji secara bertahap dan tidak langsung dilakukan pembakuan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kun’yomi </strong>(ucapan Jepang) adalah cara pengucapan kata asli yang berasal dari bahasa Jepang untuk karakter kanji yang mempunyai arti sama atau paling mendekati. Kanjinya diucapkan menurut pengucapan orang Jepang.</p>
<p style="text-align: justify;">Tepatnya pada tanggal 16 November 1946 pemerintah <a title="japanese translator" href="http://indojapanese.com/japanese-translator">Jepang </a>mengeluarkan dafta aksara kanji yang disebut <strong>Touyou Kanji</strong> yang berjumlah 1850 karakter yang memuat aksara kanji yang telah disederhanakan disebut <strong>shinjitai </strong>sedangkan aksara kanji yang belum disederhanakan  disebut <strong>kyuujitai</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian pada tanggal 10 Oktober pemerintah <a title="japanese translator" href="http://indojapanese.com/japanese-translator">Jepang</a> menggantikan daftar Touyou Kanji dengan daftar <strong>Jouyou Kanji</strong> yang berisi 1945 karakter. Sebelum perang dunia II berakhir Kementerian Pendidikan Jepang sudah empat kali mengeluarkan daftar Jouyou Kanji yaitu pada tahun 1923, 1931, 1942, 1945.</p>
<p style="text-align: justify;">Kementerian Pendidikan juga mengeluarkan daftar <strong>Kyouiku Kanji</strong> (kanji pendidikan) yang berisi 1006 karakter untuk dipelajari oleh sekolah dasar di Jepang. Untuk kanji nama orang telah dikeluarkan daftar <strong>Jinmeiyou Kanji</strong> (kanji nama orang). Hingga 27 September 2004, daftar Jinmeiyou kanji berisi 2.928 karakter (daftar Jouyou Kanji ditambah 983 kanji nama orang).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indojapanese.com/japanese-symbols/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk: basic
Page Caching using disk: enhanced

Served from: indojapanese.com @ 2012-02-07 14:02:25 -->
