09.12Japanese Symbols
Sejarah Huruf Jepang
By Arief
Pada zaman dahulu Jepang tidak mempunyai huruf sendiri, oleh karena itu huruf-huruf yang dipakai dipinjam dari negara tetangganya, yaitu Cina. Pada awalnya huruf Jepang berkembang tanpa bentuk tertulis, sehingga dokumen-dokumen berbahasa Jepang ditulis dan dilapalkan dalam bahasa Cina.
Pada zaman kuno di Cina, terdapat Dinasti Han (Kan) yang amat terkenal, dan pada masa itu tulisan disebut kanji, dan kalimat Cina disebut kanbun. Kanji merupakan aksara yang digunakan dalam bahasa Jepang modern selain (katakana, hiragana) dan romaji.
Kanji disebut juga mana atau shinji untuk membedakannya dari kana. Aksara kanji biasanya digunakan untuk melambangkan ide atau konsep seperti kata benda, kata sifat, kata kerja, kata keterangan.
Sementara hiragana umumnya digunakan sebagai okurigana yang bertujuan untuk menuliskan infleksi kata kerja dan akar kata yang yang ditulis dengan kanji atau kata-kata asli yang berbahasa Jepang.
Kanji dipakai untuk menulis hampir semua kosa kata yang berasal dari bahasa Cina maupun bahasa Jepang. Hiragana juga digunakan untuk menulis kata-kata yang sulit ditulis atau diingat bila ditulis dengan aksara kanji.
Karena kanji mempunyai banyak coretan, ketika menulisnya banyak waktu, maka orang Jepang menciptakan hiragana dan katakana. Sampai zaman Heian, kebudayaan Jepang mendapat pengaruh kuat dari kebudayaan Cina, dan semua tulisan resmi harus dalam kanbun (kalimat Cina).
Katakana digunakan oleh para pendeta Budha di dalam membaca buku suci Budha (sutra). Hiragana digunakan oleh kaum wanita. Laki-laki kadang-kadang menggunakan hiragana di dalam tulisan-tulisan pribadi. Kecenderungan itu masih tertinggal dalam gaya penulisan bahasa Jepang modern.
Aksara kanji memiliki dua cara pengucapan, on’yomi (ucapan Cina) dan kun’yomi (ucapan Jepang). Onyomi (ucapan Cina) adalah cara membaca kanji dengan mengikuti cara membaca orang China. Pengucapannya berdasarkan bunyi bahasa Cina.
Sehingga sebagian besar karakter kanji memiliki on’yomi lebih dari satu. Karena orang Jepang mengenal kanji secara bertahap dan tidak langsung dilakukan pembakuan.
Kun’yomi (ucapan Jepang) adalah cara pengucapan kata asli yang berasal dari bahasa Jepang untuk karakter kanji yang mempunyai arti sama atau paling mendekati. Kanjinya diucapkan menurut pengucapan orang Jepang.
Tepatnya pada tanggal 16 November 1946 pemerintah Jepang mengeluarkan dafta aksara kanji yang disebut Touyou Kanji yang berjumlah 1850 karakter yang memuat aksara kanji yang telah disederhanakan disebut shinjitai sedangkan aksara kanji yang belum disederhanakan disebut kyuujitai.
Kemudian pada tanggal 10 Oktober pemerintah Jepang menggantikan daftar Touyou Kanji dengan daftar Jouyou Kanji yang berisi 1945 karakter. Sebelum perang dunia II berakhir Kementerian Pendidikan Jepang sudah empat kali mengeluarkan daftar Jouyou Kanji yaitu pada tahun 1923, 1931, 1942, 1945.
Kementerian Pendidikan juga mengeluarkan daftar Kyouiku Kanji (kanji pendidikan) yang berisi 1006 karakter untuk dipelajari oleh sekolah dasar di Jepang. Untuk kanji nama orang telah dikeluarkan daftar Jinmeiyou Kanji (kanji nama orang). Hingga 27 September 2004, daftar Jinmeiyou kanji berisi 2.928 karakter (daftar Jouyou Kanji ditambah 983 kanji nama orang).


Saya kalo liat/belajar huruf kanji mirip hierogliph-nya mesir kuno. Pantesan susah, masih lebih mudah hiragana/katakana
July 22nd, 2009 at 12:55 pm
Pada dasarnya huruf hiragana dan katakana juga berasal dari huruf kanji tetapi sudah disederhanakan bentuknya untuk mempermudah penulisannya, kalau kita menguasai dasar-dasar cara penulisan huruf kanji tidaklah sulit untuk mempelajarinya dan memahaminya.
July 22nd, 2009 at 10:12 pm
yang membuat huruf hiragana itu siapa ya? dan tolong sertakan sumber yg mengatakan hiragana itu diciptakan oleh siapa? dan yang membuat huruf hiragana itu siapa ya? dan tolong sertakan sumber yg mengatakan hiragana itu diciptakan oleh siapa?
mohon jawabannya…
May 7th, 2010 at 3:48 pm
Sampai sekarang belum ada pendapat yg pasti mengenai siapa pencipta huruf Hiragana, karena huruf Hiragana ini tidak dibuat oleh perseorangan dan tidak dibuat dalam satu kurun waktu waktu tertentu. Huruf Hiragana ini pada awalnya hanya dipergunakan oleh kaum wanita saja.
Huruf Hiragana yg dipakai sekarang adalah bentuk huruf Hiragana yg dipilih dari Soogana yg ditetapkan berdasarkan petunjuk Departemen Pendidikan Jepang.
May 11th, 2010 at 8:54 am