<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Japanese Japan Indonesia Company Language Translation Dictionary Translator Translate Nihongo +62 856 2420 7275 &#187; Translation</title>
	<atom:link href="http://indojapanese.com/category/translation/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://indojapanese.com</link>
	<description>Japanese Japan Indonesia Company Language Translation Dictionary Translator Translate Nihongo Bahasa Jepang Interpreter Terjemahan Penterjemah Teknik Percakapan Kursus Perusahaan Course</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Sep 2010 09:04:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Translate Japanese</title>
		<link>http://indojapanese.com/translate-japanese/</link>
		<comments>http://indojapanese.com/translate-japanese/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Sep 2009 23:00:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Translation]]></category>
		<category><![CDATA[japanese Indonesia translation]]></category>
		<category><![CDATA[japanese translate]]></category>
		<category><![CDATA[japanese translate indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[japanese translation]]></category>
		<category><![CDATA[Japanese Translator]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indojapanese.com/?p=241</guid>
		<description><![CDATA[Penerjemahan Bahasa Jepang By Arief Suatu karya tulis bahasa asing tidak akan dapat kita nikmati apabila kita tidak menguasai bahasa asing tersebut kecuali bila telah dialihbahasakan ke dalam bahasa yang kita kuasai. Pengalihan bahasa inilah yang disebut penerjemahan. Dalam bahasa Jepang kegiatan penerjemahan dapat dibagi dalam dua bagian yaitu terjemahan lisan disebut  tsuyaku dan terjemahan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1><span style="color: #ff0000;"><strong>Penerjemahan Bahasa Jepang</strong></span></h1>
<p>By<strong> <a title="about us" href="http://indojapanese.com/about-us">Arief</a></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Suatu karya tulis bahasa asing tidak akan dapat kita nikmati apabila kita tidak menguasai bahasa asing tersebut kecuali bila telah dialihbahasakan ke dalam bahasa yang kita kuasai. Pengalihan bahasa inilah yang disebut <a title="japanese to indonesia translation" href="http://indojapanese.com/japanese-to-indonesia-translation">penerjemahan</a><strong>.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam bahasa Jepang kegiatan <a title="japanese to indonesia translation" href="http://indojapanese.com/japanese-to-indonesia-translation">penerjemahan</a> dapat dibagi dalam dua bagian yaitu terjemahan lisan disebut  <strong>tsuyaku</strong> dan terjemahan tulisan disebut<em> </em><strong>honyaku</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tsuyaku</strong> adalah menerjemahkan bahasa dua belah pihak dan perantara pembicaraan yang terjadi di antara orang yang tidak dapat menyampaikan maksud bahasa yang saling berbeda. ( Kadokawa Shinkokugo Jiten: 1162 )</p>
<p style="text-align: justify;">Pada <a title="japanese to indonesia translation" href="http://indojapanese.com/japanese-to-indonesia-translation">penerjemahan</a> lisan seorang penterjemah dituntut untuk terampil mengalihkan bahasa dan ujaran secara langsung cepat dan tepat tanpa diberikan kesempatan untuk memperbaiki unsur-unsur bahasa dan ujaran yang salah atau yang tidak tepat padanan terjemahannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Seorang <a title="japanese translator" href="http://indojapanese.com/japanese-translator">penterjemah</a> lisan harus berkemampuan untuk berbicara dengan lancar dan fasih serta berpengetahuan luas dan mampu menafsirkan apa yang diujarkan oleh penutur dan kemudian diterjemahkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan yang dimaksud dengan terjemahan tulisan atau <strong>honyaku</strong> adalah merubah suatu bahasa menjadi bahasa lain.( Kadokawa Shinkoku Jiten : 1165 )</p>
<p style="text-align: justify;">Terjemahan tulisan ini merupakan terjemahan terhadap teks atau naskah. Pada <a title="japanese to indonesia translation" href="http://indojapanese.com/japanese-to-indonesia-translation">penerjemahan</a> tulisan ini penterjemah masih mempunyai kesempatan untuk memperbaiki kembali unsur-unsur bahasa yang salah atau menurut anggapannya kurang tepat padanan katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kesalahan yang terjadi pada hasil terjemahan tulisan ini dapat ditekan seminimal mungkin. Seorang <a title="japanese translator" href="http://indojapanese.com/japanese-translator">penterjemah</a> tulisan masih dapat melihat buku ataupun berdiskusi dengan seorang ahli yang benar-benar menguasai bahasa sumber tersebut  jika ada bagian yang tidak diketahui.</p>
<p style="text-align: justify;"><a title="japanese to indonesia translation" href="http://indojapanese.com/japanese-to-indonesia-translation">Penerjemahan</a> sangat penting demi proses tukar menukar informasi dan hasil penemuan. Tanpa penerjemahan para ilmuwan mungkin akan ketinggalan, tidak akan dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknonogi.</p>
<p style="text-align: justify;">Kebutuhan<a title="japanese to indonesia translation" href="http://indojapanese.com/japanese-to-indonesia-translation"> penerjemahan</a> bukanlah suatu tanda keterbelakangan, akan tetapi sebagai tanda keterbukaan, tanda kegiatan ikut serta dalam tukar menukar informasi. Dengan usaha itu suatu bangsa dapat sejajar dengan bangsa lain dalam menciptakan masyarakat dan kebudayaan dunia yang lebih seimbang dan teratur.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indojapanese.com/translate-japanese/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Japanese to Indonesia Translation</title>
		<link>http://indojapanese.com/japanese-to-indonesia-translation/</link>
		<comments>http://indojapanese.com/japanese-to-indonesia-translation/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2009 23:00:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Translation]]></category>
		<category><![CDATA[japanese to Indonesia translate]]></category>
		<category><![CDATA[japanese translation]]></category>
		<category><![CDATA[online translation]]></category>
		<category><![CDATA[translation japanese]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indojapanese.com/?p=169</guid>
		<description><![CDATA[Penerjemahan Bahasa Jepang Ke Dalam Bahasa Indonesia By Arief Untuk menguasai penerjemahan bahasa Jepang ke dalam bahasa Indonesia selain harus memahami dan mengerti perbedaan kedua bahasa tersebut dari segi tata bahasa. Penterjemah juga dituntut untuk memahami perbedaan dari segi kemahiran bahasa, yang terdiri atas : 1.   Makna kata Makna kata sering dipengaruhi oleh kata-kata lain [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1 style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><a href="http://indojapanese.com/japanese-to-indonesia-translation"><img class="alignleft size-medium wp-image-341" title="japanese to indonesia translation" src="http://indojapanese.com/wp-content/uploads/2009/07/japanese-to-indonesia-translation-300x225.jpg" alt="japanese to indonesia translation" width="275" height="225" /></a>Penerjemahan Bahasa Jepang Ke Dalam Bahasa Indonesia</span></h1>
<p style="text-align: justify;"><a title="about-us" href="http://indojapanese.com/about-us">By <strong>Arief</strong></a></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk menguasai penerjemahan <a title="japanese dictionary" href="http://indojapanese.com/japanese-dictionary">bahasa Jepang</a> ke dalam <a title="japanese to indonesia" href="http://indojapanese.com/japanese-to-indonesia">bahasa Indonesia</a> selain harus memahami dan mengerti perbedaan kedua bahasa tersebut dari segi tata bahasa. <a title="japanese to indonesia" href="http://indojapanese.com/japanese-to-indonesia">Penterjemah </a>juga dituntut untuk memahami perbedaan dari segi kemahiran bahasa, yang terdiri atas :</p>
<p style="text-align: justify;">1.   Makna kata</p>
<p style="text-align: justify;">Makna kata sering dipengaruhi oleh kata-kata lain yang ada disekelilingnya. Terutama makna kata dalam <a title="japanese dictionary" href="http://indojapanese.com/japanese-dictionary">bahasa Jepang </a>yang ditulis dalam huruf kanji,misalnya kata &#8220;koshou&#8221; mempunyai arti yang berlainan : gangguan, panggilan (hormat), danau dan rawa. Sedangkan kata &#8220;kaeru&#8221; mempunyai arti : pulang, katak.</p>
<p style="text-align: justify;">2.   Kata kiasan</p>
<p style="text-align: justify;"><a title="japanese to indonesia" href="http://indojapanese.com/japanese-to-indonesia">Bahasa Indonesia </a>mempunyai kata kiasan seperti arti<em> kaki</em> pada <em>kaki kursi</em>, <em>kaki</em> <em>gunung</em>, <em>kaki langit</em>. Dalam <a title="japanese dictionary" href="http://indojapanese.com/japanese-dictionary">bahasa Jepang</a> juga mempunyai arti kiasan seperti <em>madoguchi</em> (loket atau tempat penjualan karcis), <em>iriguchi</em> (pintu masuk), <em>deguch</em>i (pintu keluar).</p>
<p style="text-align: justify;">3.   Perumpamaan</p>
<p style="text-align: justify;">Perumpamaan biasanya mengambil contoh dari kehidupan sehari-hari dan tergantung kepada kebiasaan adat istiadat masyarakat pengguna bahasa tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk menyatakan pipi seorang anak yang gemuk dan merah dalam<a title="japanese dictionary" href="http://indojapanese.com/japanese-dictionary"> bahasa Jepang </a>diutarakan dengan <em>&#8220;ringo no youna hoppeta&#8221;</em> artinya pipi yang seperti apel, berbeda dengan <a title="japanese to indonesia" href="http://indojapanese.com/japanese-to-indonesia">bahasa Indonesia </a>biasanya mengatakan <em>&#8220;pipinya merah bagai tomat&#8221;.</em></p>
<p style="text-align: justify;">4.   Ungkapan</p>
<p style="text-align: justify;">Perbedaan ungkapan ini juga sangat dipengaruhi oleh kebiasaan adat istiadat, untuk menguasainya tidak jalan lain dengan menghafalkannya satu persatu dan sering menggunakannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Contohnya ; <em>keras kepala</em> (atama ga katai), <em>ujung lidah</em> (shita no saki), <em>seperti anjing dan kucing</em> (inu to saru).</p>
<p style="text-align: justify;">5.   Peribahasa</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam menerjemahkan peribahasa sebaiknya tidak dengan kata demi kata bila kita belum mengetahuinya. Karena bila ungkapan atau peribahasa itu diterjemahkan secara kata demi kata akan terasa lucu hasilnya atau akan membingungkan pembaca.</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh:</p>
<ul class="unIndentedList" style="text-align: justify;">
<li> Air cucuran atap jatuhnya ke pelimbahan juga</li>
<li> Kaeru no ko wa kaeru</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Artinya : Kelakuan anak yang jelek biasanya merupakan tiruan atau diturunkan dari orang tuanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan demikian seorang <a title="japanese to indonesia" href="http://indojapanese.com/japanese-to-indonesia">penterjemah</a> harus menguasai bidang ilmu yang akan diterjemahkan karena mempunyai tanggung jawab besar yang harus dipahami oleh seorang <a title="japanese to indonesia" href="http://indojapanese.com/japanese-to-indonesia">penterjemah</a> untuk dapat mengkomunikasikan informasi tersebut dengan sebenar-benarnya tanpa menyimpang dari bahasa sumbernya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indojapanese.com/japanese-to-indonesia-translation/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Japanese to Indonesia</title>
		<link>http://indojapanese.com/japanese-to-indonesia/</link>
		<comments>http://indojapanese.com/japanese-to-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Sep 2009 23:00:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Translation]]></category>
		<category><![CDATA[japanese to indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[japanese to Indonesia translation]]></category>
		<category><![CDATA[japanese to indonesia translations]]></category>
		<category><![CDATA[translate japanese to Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indojapanese.com/?p=121</guid>
		<description><![CDATA[Penerjemahan  Bahasa Jepang-Indonesia By Arief Penerjemahan akan menjadi mudah dan berjalan lancar, kalau kita menguasai bahasa sumber dan bahasa sasaran. Bahasa sumber yaitu bahasa yang digunakan dalam naskah aslinya, sedangkan bahasa sasaran adalah bahasa yang akan menjadi hasil terjemahannya. Begitu pula kalau kita akan menerjemahkan bahasa Jepang ke Indonesia, sebaiknya kita mengetahui perbedaan antara kedua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1 style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><a href="http://indojapanese.com/japanese-to-indonesia"><img class="alignleft size-medium wp-image-287" title="japanese to indonesia" src="http://indojapanese.com/wp-content/uploads/2009/07/japanese-to-indonesia-300x240.jpg" alt="japanese to indonesia" width="222" height="183" /></a>Penerjemahan  Bahasa Jepang-Indonesia</span></h1>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.indojapanese.com/about-us">By</a><strong><a href="http://www.indojapanese.com/about-us"> Arief</a></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Penerjemahan akan menjadi mudah dan berjalan lancar, kalau kita menguasai <em>bahasa sumber</em> dan <em>bahasa sasaran</em>. Bahasa sumber yaitu bahasa yang digunakan dalam naskah aslinya, sedangkan bahasa sasaran adalah bahasa yang akan menjadi hasil terjemahannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Begitu pula kalau kita akan menerjemahkan<a title="japanese dictionary" href="http://indojapanese.com/japanese-dictionary"> </a><a href="http://indojapanese.com/japanese-dictionary">bahasa Jepang ke Indonesia</a>, sebaiknya kita mengetahui perbedaan antara kedua bahasa tersebut. Adapun perbedaannya dapat dilihat dari segi tata bahasa yaitu :</p>
<p style="text-align: justify;">1.      Susunan kata bahasa Indonesia <strong>DM</strong>,yaitu kata yang diterangkan terletak di depan kata yang menerangkan Sedangkan bahasa Jepang <strong>MD</strong>,yaitu kata yang diterangkan terletak di belakang kata yang menerangkan.</p>
<ul class="unIndentedList" style="text-align: justify;">
<li> Bunga merah</li>
<li> Akai hana (akai=merah, hana=bunga)</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">2.      Susunan kalimat bahasa Indonesia terdiri atas <strong>SPO</strong> (Subjek-Predikat-Objek), sedangkan dalam bahasa Jepang predikat hampir selalu diletakkan pada akhir kalimat atau <strong>SOP</strong>.</p>
<ul class="unIndentedList" style="text-align: justify;">
<li> Murid belajar bahasa Jepang</li>
<li> Gakusei wa nihongo o naraimasu (gakusei=siswa, nihongo=bahasa Jepang, naraimasu=belajar)</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">3.      Perubahan bentuk dalam kata kerja dan kata sifat dalam bahasa Indonesia tidak mengalami perubahan bentuk, sedangkan dalam bahasa Jepang kata kerja dan kata sifat mengalami perubahan bentuk.</p>
<ul class="unIndentedList" style="text-align: justify;">
<li> Kata kerja iku (pergi) dapat merubah menjadi itta,ikanai,ikeba.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">4.      Kala (tenses) dalam bahasa Indonesia kita tidak mengenal bentuk kala (tenses) yang diikuti oleh perubahan bentuk kata kerja dan kata sifat. Sepintas bahasa Jepang hanya mengenal kala lampau (past tense) tetapi pemakaiannya tidaklah semudah yang kita duga.</p>
<ul class="unIndentedList" style="text-align: justify;">
<li> Kyounen nihon e <span style="text-decoration: underline;">iku toki</span> ni hikouki de Yamada san to aimashita (Pada waktu pergi ke Jepang tahun lalu, di pesawat saya bertemu dengan Pak Yamada)</li>
<li> Kore wa kyounen ni Nihon e <span style="text-decoration: underline;">itta toki</span> ni,Nagoya de katta kutsu desu (Ini adalah sepatu yang dibeli di Nagoya waktu pergi ke Jepang tahun lalu)</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">5.      Pola kalimat khusus dalam bahasa Indonesia tidak mengenal hal ini sedangkan dalam bahasa Jepang disebut <strong>iimawashii</strong>, harus benar-benar diketahui dan dimengerti karena tidak semua<a title="kamus" href="http://indojapanese.com/japanese-dictionary"> </a><a title="japanese dictionary" href="http://indojapanese.com/japanese-dictionary">kamus</a> memuat pola-pola kalimat seperti &#8230;&#8230;ikebaikuhodo&#8230;&#8230;.( makin&#8230;..makin&#8230;..)</p>
<ul class="unIndentedList" style="text-align: justify;">
<li> Kita e <span style="text-decoration: underline;">ikeba iku hodo</span> samuku narimasu (Makin ke utara kita pergi, makin dingin)</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Seorang penerjemah sudah seharusnya menguasai kedua bahasa tersebut, sehinngga hasil terjemahan <a title="japanese dictionary" href="http://indojapanese.com/japanese-dictionary">bahasa Jepang ke Indonesia </a>tidak menimbulkan ketidakwajaran akan tetapi mudah dimengerti oleh pembaca.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indojapanese.com/japanese-to-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Japanese Translate</title>
		<link>http://indojapanese.com/japanese-translate/</link>
		<comments>http://indojapanese.com/japanese-translate/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 23:00:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Translation]]></category>
		<category><![CDATA[japanese Indonesia translation]]></category>
		<category><![CDATA[japanese translate indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[japanese translation]]></category>
		<category><![CDATA[japanese translations]]></category>
		<category><![CDATA[Japanese Translator]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indojapanese.com/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[Teori Terjemahan By Arief Suatu karya tulis bahasa asing tidak akan dapat kita nikmati apabila tidak menguasai bahasa asing tersebut kecuali bila telah dialihbahasakan ke dalam bahasa yang kita kuasai. Pengalihan bahasa inilah yang disebut penterjemahan. Menurut Drs. Suhendra Yusuf, M.A (1994) dalam bukunya Teori Terjemahan menguraikan definisi penterjemahan sebagai berikut : ” Secara luas penterjemahan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1 style="text-align: center;"><span style="color: #ff0000;"><span style="font-family: Arial;">Teori Terjemahan </span></span></h1>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">By <a title="about us" href="http://indojapanese.com/about-us"><strong>Arief</strong></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Suatu karya tulis bahasa asing tidak akan dapat kita nikmati apabila tidak menguasai bahasa asing tersebut kecuali bila telah dialihbahasakan ke dalam bahasa yang kita kuasai. Pengalihan bahasa inilah yang disebut <span style="font-family: Arial;">penterjemahan</span><span style="font-family: Arial;">. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Menurut <span style="font-family: Arial;">Drs. Suhendra Yusuf, M.A</span> (1994) dalam bukunya <strong><span style="font-family: Arial;">Teori</span> Terjemahan</strong> menguraikan definisi penterjemahan sebagai berikut : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">” Secara luas penterjemahan dapat diartikan sebagai semua kegiatan manusia dalam mengalihkan informasi atau pesan baik secara verbal maupun non verbal dari informasi asal kedalam informasi sasaran”  (Yusuf,1994:8)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Menurut Kamus <span style="font-family: Arial;"><a title="japanese words" href="http://indojapanese.com/japanese-words">Gendai Kokugo Reikan Jiten</a> </span>definisi penterjemahan sebagai berikut :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">“<em><span style="font-family: Arial;"> Aru kuni no gengo,bunsho o takoku no gengo,bunsho ni naoshite hyougen suru koto </span></em>” (1993:1177)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">( Proses pengungkapan atau pengalihbahasakan suatu bahasa, kalimat yang dimiliki oleh suatu negara ke dalam bahasa, kalimat negara lainnya )</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Sedangkan di dalam <a title="japanese words" href="http://indojapanese.com/japanese-words"><span style="font-family: Arial;">Nihongo Daijiten</span></a>, definisi <span style="font-family: Arial;">terjemahan</span> sebagai berikut :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em><span style="font-family: Arial;">“ Aru gengo de kakareta bunsho o, takoku no gengo ni naosu koto “</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">( Proses pengalihbahasaan suatu kalimat yang tertulis di dalam suatu bahasa ke dalam bahasa lainnya )</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Eugene A.Nida</span><span style="font-family: Arial;"> dan Charles K.Taber, dalam bukunya <strong>The Theory On Practise Of Translation</strong> yang dikutip dari dari buku Teori Terjemahan, mengartikan penerjemahan sebagai berikut :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em><span style="font-family: Arial;">“ Translating consist in reproducing in receptor language the closest natural equivalent in the source language message first in term of meaning and secondly in term of style “</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">( Menerjemahkan merupakan kegiatan menghasilkan kembali di dalam bahasa penerima barang yang secara sedekat-dekatnya dan sewajar-wajarnya sepadan dengan bahasa sumber, pertama menyangkut makna dan kedua menyangkut gayanya )</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Sebagai contoh adanya perbedaan musim di Jepang dan Indonesia akan memberi pengaruh pula pada penerjemahan. Misalnya udara Puncak bagi orang Indonesia dapat dikatakan dingin, tetapi bagi orang Jepang yang baru datang dan belum mengetahui kebiasaan orang Indonesia akan mengatakan bahwa:  “ udara di Puncak sejuk “.Hal ini disebabkan orang Jepang mengenal empat musim. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Kata “dingin” bagi orang Jepang hanya berlaku pada musim dingin saja, di mana pada saat itu salju turun dan rasa dingin yang mengiris, berbeda dengan orang Indonesia yang tidak mengalami musim dingin. Karena itulah bagi orang Jepang daerah Puncak hanya dikatakan “sejuk” yang berarti setingkat kurang dingin dari rasa dingin bagi orang Jepang ( dalam bahasa Jepangnya “<strong>Suzushii</strong>” ).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Sebaliknya untuk bahasa Jepang dikatakan kurang tepat penerjemahannya ke dalam bahasa Indonesia, apabila penterjemah kurang dapat menempatkan dirinya ke dalam masyarakat Jepang. Misalnya kata “<strong>Suzu</strong>” yaitu lonceng hiasan gantung yang dipasang di pintu atau jendela selama musim panas. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Bagi orang Indonesia lonceng ini hanya merupakan hiasan gantung pada pintu yang berbunyi bila tertiup angin, Tetapi bagi masyarakat Jepang lonceng juga mempunyai makna musim panas, dikarenakan hanya musim panas saja benda ini dipasang dan angin sepoi-sepoi musim panas yang dapat membunyikannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Oleh karena itu dalam setiap penerjemahan terutama karya sastra, seorang penterjemah harus benar-benar dapat menjiwai dan menempatkan diri menjadi anggota masyarakat bahasa sumber agar berhasil menyampaikan pesan yang dimaksud kepada pembacanya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;">Dari definisi-definisi di atas sangatlah ideal bila seorang penterjemah harus mampu memberikan kesan kepada pembacanya sedemikian rupa sehingga pembaca terjemahan itu tidak menyadari bahwa mereka sebenarnya sedang membaca teks terjemahan, bukan naskah yang sebenarnya.Oleh karena itu pengalihbahasaan tersebut terasa wajar dan mudah dimengerti oleh seorang pembaca dalam bahasa sasaran.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indojapanese.com/japanese-translate/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
