<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Japanese Japan Indonesia Company Language Translation Dictionary Translator Translate Nihongo +62 856 2420 7275 &#187; Japanese Symbols</title>
	<atom:link href="http://indojapanese.com/category/japanese-symbols/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://indojapanese.com</link>
	<description>Japanese Japan Indonesia Company Language Translation Dictionary Translator Translate Nihongo Bahasa Jepang Interpreter Terjemahan Penterjemah Teknik Percakapan Kursus Perusahaan Course</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 May 2012 09:44:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Kanji Japanese</title>
		<link>http://indojapanese.com/kanji-japanese/</link>
		<comments>http://indojapanese.com/kanji-japanese/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 23:00:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Japanese Symbols]]></category>
		<category><![CDATA[japanese kanji]]></category>
		<category><![CDATA[japanese kanji characters]]></category>
		<category><![CDATA[japanese kanji symbol]]></category>
		<category><![CDATA[japanese kanji symbols]]></category>
		<category><![CDATA[learn japanese kanji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indojapanese.com/?p=227</guid>
		<description><![CDATA[Tip Menguasai Kanji By Arief Huruf kanji merupakan salah satu aspek yang sulit dalam mempelajari  bahasa Jepang. Hal ini dirasakan bila kita tidak memiliki latar belakang budaya kanji. Walaupun memiliki  budaya kanji pun seperti Korea, China, Taiwan kadang terasa sulit bila berhadapan dengan kanji Jepang. Denga melihat bentuknya mereka biasanya tahu apa arti kanji tersebut, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1><span style="color: #ff0000;"><a href="http://indojapanese.com/kanji-japanese"><img class="alignleft size-medium wp-image-308" title="kanji japanese" src="http://indojapanese.com/wp-content/uploads/2009/07/kanji-japanese-300x259.gif" alt="kanji japanese" width="300" height="259" /></a>Tip Menguasai Kanji</span></h1>
<p>By <a title="about us" href="http://indojapanese.com/about-us"><strong>Arief</strong></a></p>
<p style="text-align: justify;">Huruf<a title="japanese to indonesia translation" href="http://indojapanese.com/japanese-to-indonesia-translation"> kanji </a>merupakan salah satu aspek yang sulit dalam mempelajari  <a title="japanese words" href="http://indojapanese.com/japanese-words">bahasa Jepang</a>. Hal ini dirasakan bila kita tidak memiliki latar belakang budaya kanji. Walaupun memiliki  budaya kanji pun seperti Korea, China, Taiwan kadang terasa sulit bila berhadapan dengan kanji Jepang.</p>
<p style="text-align: justify;">Denga melihat bentuknya mereka biasanya tahu apa arti <a title="japanese to indonesia translation" href="http://indojapanese.com/japanese-to-indonesia-translation">kanji</a> tersebut, bagaimana penulisannya, tetapi mereka terbentur pada cara membacanya. Walaupun bentuk kanji yang dipakai dalam <a title="japanese words" href="http://indojapanese.com/japanese-words">bahasa Jepang </a>sama dengan seperti kanji China atau Korea, tetapi cara membacanya sama sekali berbeda.</p>
<p style="text-align: justify;">Itulah salah satu kesulitan mempelajari huruf <a title="japanese to indonesia translation" href="http://indojapanese.com/japanese-to-indonesia-translation">kanji</a> yang sering dialami oleh para pembelajar yang memiliki latar belakang kanji. Kalau kita ingin menguasai <a title="japanese words" href="http://indojapanese.com/japanese-words">bahasa Jepang</a> lebih mendalam, maka keterampilan baca tulis huruf kanji harus dikuasai. Tetapi kalau kita hanya ingin menguasai percakapan sederhana saja, penguasaan huruf kanji dapat dipelajari secara sepintas saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk menguasai huruf <a title="japanese to indonesia translation" href="http://indojapanese.com/japanese-to-indonesia-translation">kanji</a> Jepang tidaklah begitu susah kalau kita sering berlatih menggunakannya. Berikut ini dasar-dasar mempelajari huruf kanji yaitu :</p>
<p style="text-align: justify;">1. <strong>Bushu</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Huruf kanji terbentuk dari beberapa garis atau coretan yang membentuk bagian-bagian kanji, lalu bagian-bagian tersebut pada akhirnya membentuk huruf kanji secara utuh. <a title="japanese symbols" href="http://indojapanese.com/japanese-symbols">Bushu </a>adalah istilah yang berkenaan dengan bagian-bagian yang ada pada sebuah huruf kanji yang dapat dijadikan suatu dasar untuk pengklasifikasian huruf kanji.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal ini akan memudahkan kita ketika mencari arti suatu kanji pada sebuah <a title="japanese dictionary" href="http://indojapanese.com/japanese-dictionary">kamus</a>. Karena biasanya kamus kanji selalu dilengkapi dengan daftar bushu untuk mempermudah cara pemakaiannya.</p>
<p style="text-align: justify;">2.<strong> Kakusuu</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a title="japanese symbols" href="http://indojapanese.com/japanese-symbols">Kakusuu</a> adalah jumlah garis atau coretan yng membentuk huruf kanji, garis-garis atau coretan-coretan yang membentuk huruf kanji ini biasanya dihitung. Jumlah garis atau coretan yang membentuk kanji sangat beragam, ada kanji yang sederhana yang terbentuk dari garis atau coretan yang sedikit, namun ada juga kanji rumit yang memiliki jumlah garis atau coretan cukup banyak.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mengetahui jumlah garis atau coretan kanji pertama-tama kita harus mengetahui garis atau coretan yang sering dipakai dalam penulisan kanji. Kakusuu pun dapat dipakai untuk mencari arti kanji yang ada pada sebuah <a title="japanese dictionary" href="http://indojapanese.com/japanese-dictionary">kamus</a> kanji.</p>
<p style="text-align: justify;">3. <strong>Hitsujun</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a title="japanese symbols" href="http://indojapanese.com/japanese-symbols">Hitsujun</a> adalah urutan penulisan garis-garis atau coretan pada saat menulis kanji. Penulisan huruf kanji ini harus berurutan dengan benar. Penulisan kanji dengan garis atau coretan tidak dilakukan secara sembarang tetapi ada tata caranya.Pertama-tama kita harus menulis coretan bagian atas dulu lalu bagian tengah dan yang terahir barulah menulis coretan bagian bawah.</p>
<p style="text-align: justify;">Istilah hitsujun ini tidak saja berlaku bagi penulisan kanji saja tetapi juga berlaku bagi penulisa huruf hiragana dan katakana. Dalam prakteknya hitsujun ini akan sangat membantu untuk menghafal huruf kanji satu demi satu secara tepat.</p>
<p style="text-align: justify;">4. <strong>Rikusho</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a title="japanese symbols" href="http://indojapanese.com/japanese-symbols">Rikusho</a> adalah bahasan tentang asal-usul sebuah kanji dilihat dari segi pembentukan serta pemakaiannya. Ada huruf kanji yang dibuat dengan cara meniru atau menggambarkan bentuk sebuah benda misalnya kanji yama “gunung, kanji kawa “sungai” dan lain sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">5.<strong> On’Yomi dan Kun’yomi</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a title="japanese symbols" href="http://indojapanese.com/japanese-symbols">On’yomi</a> adalah pembacaan kanji dengan cara meniru pengucapannya dalam bahasa China jaman dulu sedangkan <a title="japanese symbols" href="http://indojapanese.com/japanese-symbols">kun’yomi</a> adalah pembacaan kanji dengan cara menetapkan bahasa jepang sebagai cara membaca kanji. Di dalam kamus kanji biasanya on’yomi ditulis dengan huruf katakana, sedangkan kun’yomi ditulis dengan huruf hiragana.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indojapanese.com/kanji-japanese/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Japanese Symbols</title>
		<link>http://indojapanese.com/japanese-symbols/</link>
		<comments>http://indojapanese.com/japanese-symbols/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 23:00:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Japanese Symbols]]></category>
		<category><![CDATA[japanese symbol]]></category>
		<category><![CDATA[japanese symbol meaning]]></category>
		<category><![CDATA[japanese symbol translations]]></category>
		<category><![CDATA[japanese symbol writing]]></category>
		<category><![CDATA[symbols japanese]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indojapanese.com/?p=193</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah Huruf Jepang By Arief Pada zaman dahulu Jepang tidak mempunyai huruf sendiri, oleh karena itu huruf-huruf yang dipakai dipinjam dari negara tetangganya, yaitu Cina. Pada awalnya huruf Jepang berkembang tanpa bentuk tertulis, sehingga dokumen-dokumen berbahasa Jepang ditulis dan dilapalkan dalam bahasa Cina. Pada zaman kuno di Cina, terdapat Dinasti Han (Kan) yang amat terkenal, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1><span style="color: #ff0000;"><a href="http://indojapanese.com/japanese-symbols"><img class="alignleft size-full wp-image-316" title="japanese symbols" src="http://indojapanese.com/wp-content/uploads/2009/07/japanese-symbols.gif" alt="japanese symbols" width="222" height="203" /></a>Sejarah Huruf Jepang</span></h1>
<p>By <a title="about us" href="http://indojapanese.com/about-us"><strong>Arief</strong></a></p>
<p style="text-align: justify;">Pada zaman dahulu Jepang tidak mempunyai huruf sendiri, oleh karena itu huruf-huruf yang dipakai dipinjam dari negara tetangganya, yaitu Cina. Pada awalnya huruf <a title="japanese translator" href="http://indojapanese.com/japanese-translator">Jepang </a>berkembang tanpa bentuk tertulis, sehingga dokumen-dokumen berbahasa Jepang ditulis dan dilapalkan dalam bahasa Cina.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada zaman kuno di Cina, terdapat Dinasti <strong>Han</strong> (Kan) yang amat terkenal, dan pada masa itu tulisan disebut <a title="japanese name" href="http://indojapanese.com/japanese-name">kanji</a>, dan kalimat Cina disebut <strong>kanbun</strong>. Kanji merupakan aksara yang digunakan dalam bahasa <a title="japanese translator" href="http://indojapanese.com/japanese-translator">Jepang</a> modern selain (katakana, hiragana) dan romaji.</p>
<p style="text-align: justify;"><a title="japanese name" href="http://indojapanese.com/japanese-name">Kanji</a> disebut juga <strong>mana</strong> atau <strong>shinji</strong> untuk membedakannya dari kana. Aksara kanji biasanya digunakan untuk melambangkan ide atau konsep seperti kata benda, kata sifat, kata kerja, kata keterangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara hiragana umumnya digunakan sebagai okurigana yang bertujuan untuk menuliskan infleksi kata kerja dan akar kata yang yang ditulis dengan kanji atau kata-kata asli yang berbahasa <a title="japanese translator" href="http://indojapanese.com/japanese-translator">Jepang</a>.</p>
<p style="text-align: justify;"><a title="japanese name" href="http://indojapanese.com/japanese-name">Kanji</a> dipakai untuk menulis hampir semua kosa kata yang berasal dari bahasa Cina maupun bahasa <a title="japanese-translator" href="http://indojapanese.com/japanese-translator">Jepang</a>. Hiragana juga digunakan untuk menulis kata-kata yang sulit ditulis atau diingat bila ditulis dengan aksara kanji.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena <a title="japanese name" href="http://indojapanese.com/japanese-name">kanji</a> mempunyai banyak coretan, ketika menulisnya banyak waktu, maka orang Jepang menciptakan hiragana dan katakana. Sampai zaman <strong>Heian</strong>, kebudayaan <a title="japanese translator" href="http://indojapanese.com/japanese-translator">Jepang </a>mendapat pengaruh kuat dari kebudayaan Cina, dan semua tulisan resmi harus dalam kanbun (kalimat Cina).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Katakana</strong><strong> </strong>digunakan oleh para pendeta Budha di dalam membaca buku suci Budha (sutra). <strong>Hiragana</strong> digunakan oleh kaum wanita. Laki-laki kadang-kadang menggunakan hiragana di dalam tulisan-tulisan pribadi. Kecenderungan itu masih tertinggal dalam gaya penulisan bahasa<a title="japanese translator" href="http://indojapanese.com/japanese-translator"> Jepang </a>modern.</p>
<p style="text-align: justify;">Aksara <a title="japanese name" href="http://indojapanese.com/japanese-name">kanji</a> memiliki dua cara pengucapan, on’yomi (ucapan Cina) dan kun’yomi (ucapan Jepang). <strong>Onyomi</strong> (ucapan Cina) adalah cara membaca kanji dengan mengikuti cara membaca orang China. Pengucapannya berdasarkan bunyi bahasa Cina.</p>
<p style="text-align: justify;">Sehingga sebagian besar karakter kanji memiliki on’yomi lebih dari satu. Karena orang <a title="japanese translator" href="http://indojapanese.com/japanese-translator">Jepang</a> mengenal kanji secara bertahap dan tidak langsung dilakukan pembakuan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kun’yomi </strong>(ucapan Jepang) adalah cara pengucapan kata asli yang berasal dari bahasa Jepang untuk karakter kanji yang mempunyai arti sama atau paling mendekati. Kanjinya diucapkan menurut pengucapan orang Jepang.</p>
<p style="text-align: justify;">Tepatnya pada tanggal 16 November 1946 pemerintah <a title="japanese translator" href="http://indojapanese.com/japanese-translator">Jepang </a>mengeluarkan dafta aksara kanji yang disebut <strong>Touyou Kanji</strong> yang berjumlah 1850 karakter yang memuat aksara kanji yang telah disederhanakan disebut <strong>shinjitai </strong>sedangkan aksara kanji yang belum disederhanakan  disebut <strong>kyuujitai</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian pada tanggal 10 Oktober pemerintah <a title="japanese translator" href="http://indojapanese.com/japanese-translator">Jepang</a> menggantikan daftar Touyou Kanji dengan daftar <strong>Jouyou Kanji</strong> yang berisi 1945 karakter. Sebelum perang dunia II berakhir Kementerian Pendidikan Jepang sudah empat kali mengeluarkan daftar Jouyou Kanji yaitu pada tahun 1923, 1931, 1942, 1945.</p>
<p style="text-align: justify;">Kementerian Pendidikan juga mengeluarkan daftar <strong>Kyouiku Kanji</strong> (kanji pendidikan) yang berisi 1006 karakter untuk dipelajari oleh sekolah dasar di Jepang. Untuk kanji nama orang telah dikeluarkan daftar <strong>Jinmeiyou Kanji</strong> (kanji nama orang). Hingga 27 September 2004, daftar Jinmeiyou kanji berisi 2.928 karakter (daftar Jouyou Kanji ditambah 983 kanji nama orang).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indojapanese.com/japanese-symbols/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk: basic
Page Caching using disk: enhanced

Served from: indojapanese.com @ 2012-05-19 17:30:40 -->
